Saat ini dalam transaksi retail, toko retail ada yang menggunakan mesin kasir yang cuma mencatat penjualan saja, ada yang terintegrasi dengan data akunting (barang, keuangan dan laporan-laporan).
Program Accurate bisa juga digunakan untuk toko retail, akan tetapi untuk faktur penjualannya harus di setting seperti struk penjualan. Informasi yang ada di Faktur Penjualan dibatasi hanya terbatas pada Nama barang, kuantitas, dan jumlah Rp.
Kemudian pada form Faktur Penjualan lebar kertas di setting sesuai lebar struk, ada beberapa jenis struk yang terdapat dipasaran. Jadi disesuaikan dengan lebar struk yang dipakai.
Kami siap membantu Anda untuk setting, training & konsultasi Program Accurate 4 dan Program Accurate 3. Tersedia Program Accurate untuk perusahaan Jasa, Toko/Retail/POS (Point of Sales), Dagang, Cafe/Restaurant, Produksi Sederhana, dan Pabrik.
Tampilkan postingan dengan label accounting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label accounting. Tampilkan semua postingan
Senin, 28 Maret 2016
Senin, 30 Maret 2015
Membuat Work Order / Surat Perintah Kerja Produksi
Dalam modul Pabrikasi setelah BOM (Bill of Material) dibuat atas Barang Jadi/Produk yang kita jual, maka selanjutnya kita bisa langsung menjalankan program Pabrikasi ini dengan menjalankan Work Order, lalu klik Surat Pesanan dari Customer(diinput oleh Marketing), pilih SP yang terkait.
Setelah dipilih nomor SP lalu klik OK. Maka tampillah barang jadi yang akan kita produksi berikut bahan-baku yang akan digunakan/kita ambil dari gudang.
Bahan baku tadi muncul otomatis berdasarkan BOM yang telah kita buat sebelumnya.
Setelah dipilih nomor SP lalu klik OK. Maka tampillah barang jadi yang akan kita produksi berikut bahan-baku yang akan digunakan/kita ambil dari gudang.
Bahan baku tadi muncul otomatis berdasarkan BOM yang telah kita buat sebelumnya.
Melihat Buku Besar (GL)
Bila kita ingin melihat Buku Besar / GL di Accurate bisa di Laporan, Kategori Laporan, Buku Besar, terus , Buku Besar Rinci, Kolom & Filter (memilih buku besar yg ingin ditampilkan), terus OK. Kalau mau semuanya, langsung OK tidak perlu ke Kolom & Filter.
Minggu, 25 Januari 2015
Harga Baru Accurate di Tahun 2015
Berdasarkan info dari Pengembang program Accurate, per 1 Januari 2015 ada perubahan harga, untuk itu harga lengkapnya menjadi :
1. Accurate Standard harga (2 lisensi) Rp 8.800.000,-
2. Accurate Deluxe harga (2 lisensi) Rp 11.800.000,-
3. Accurate Enterprise harga(5 lisensi)Rp 38.000.000,-
4. Extra lisensi ......................Rp 2.800.000,-/lisensi.
Demikian info terbaru dari produk Accurate Software.
Selasa, 23 Desember 2014
Setting Aktiva Tetap
Sebelum kita bisa meng-input Aktiva Tetap terlebih dulu kita men-setting tipe aktiva dan juga tipe aktiva tetap pajaknya. Untuk akunnya yang terkait juga harus di setting di Daftar Akun di bagian Buku Besar.
Caranya klik Aktiva Tetap terus klik dengan gambar yang sesuai. Untuk tipe Aktiva Tetap Pajak bisa download dari data contoh saja.
Untuk metode penyusutan bila sudah memilih metode Garis Lurus maka yang semua barang menggunakan metode penyusutan tersebut. Untuk gedung/bangunan metode penyusutannya hanya garis lurus. Sedangkan untuk aktiva tetap selain gedung bisa dipilih metode Garis Lurus atau Saldo Menurun (pilih salah satu saja).
Nilai Bangunan/Gedung dan Tanah harus dipisahkan nilainya. Karena untuk aktiva tetap Tanah tidak disusutkan.
Minggu, 14 Desember 2014
Setting Lembar Faktur Pajak
Dalam program Accurate sudah terintegrasi antara Faktur Penjualan dengan Faktur Pajak (bila perusahaan sudah PKP). Maka untuk setting jumlah lembar Faktur Pajak yang diterbitkan bisa di klik Persiapan, Preferensi dan Rancangan.
Setting Mata Uang, Barang dan Produksi
Ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalam pembuatan Data Accurate, salah satunya adalah penyetingan Akun Mata Uang, Akun Barang dan Akun Produksi(hanya Accurate Enterprise).
Dalam Akun Mata Uang di setting untuk mata uang yang dimiliki oleh perusahaan. Bila memiliki 2 mata uang misalnya Rupiah dan US Dollar, maka di setting baik untuk Rupiah juga untuk US Dollarnya.
Dalam Akun Barang di setting untuk Persediaan, Penjualan Barang, HPP Barang dan Retur Pembelian Barang menurut kategori barangnya.
Dalam Akun Produksi di setting menurut Akun Produksinya.
Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambarnya.
Sabtu, 15 November 2014
Menampilkan Qty 1 dan Qty 2
Suatu barang adakalanya memiliki 2 unit satuan, misalkan untuk Oli unit satuan 1 adalah lt (liter) dan unit satuan 2 adalah drm (drum) dengan konversi 2 misalkan adalah 1 drum = 209 lt.
Bila kita akan menampilkan kedua unit satuan tersebut dalam Surat Jalan kita, maka dalam formulir yang akan disetting harus ditimbulkan field dari unit satuan tersebut. Qty yang dipilih adalah unit satuan 2, maka untuk menampilkan unit satuan 1 nya dengan Qty x Ratio2. Persisnya seperti gambar di bawah.
Untuk edit form masuknya ke Persiapan, Rancangan Formulir, Pengiriman Pesanan, Delivery Order, Ubah/Buat Baru, Design, klik field di Keterangan, ganti isinya seperti di gambar.
Bila kita akan menampilkan kedua unit satuan tersebut dalam Surat Jalan kita, maka dalam formulir yang akan disetting harus ditimbulkan field dari unit satuan tersebut. Qty yang dipilih adalah unit satuan 2, maka untuk menampilkan unit satuan 1 nya dengan Qty x Ratio2. Persisnya seperti gambar di bawah.
Untuk edit form masuknya ke Persiapan, Rancangan Formulir, Pengiriman Pesanan, Delivery Order, Ubah/Buat Baru, Design, klik field di Keterangan, ganti isinya seperti di gambar.
Minggu, 28 September 2014
Transaksi Berulang / Recurring Transaction
Untuk memudahkan Pengawasan atas jurnal transaksi yang memiliki jadwal setiap tanggal tertentu, maka bisa digunakan fasilitas Transaksi berulang ini. Contoh penggunaan misalkan untuk Amortisasi biaya.
Syarat Pembayaran / Term of Payment
Agar lebih memudahkan dalam input Syarat Pembayaran, maka syarat pembayaran ini bisa di setting di data Pemasok ataupun di data Pelanggan kita. Sebelumnya bisa kita setting dulu macam-macam Syarat Pembayaran yang berlaku di Perusahaan kita. Setelah ini dibuat baru kita setting ke masing-masing Pemasok dan Pelanggan kita.
Setelah klik Daftar, Daftar Lain, Syarat Pembayaran dan klik Baru, maka isi informasi Syarat Pembayaran tersebut seperti contoh di atas.
Jumat, 31 Januari 2014
Syarat Pembayaran
Untuk membuat Syarat Pembayaran ini bisa dengan meng-klik Daftar (yg di atas), Daftar Lain, Syarat Pembayaran, Baru. Isi informasi yang terdapat pada menu tersebut lalu Ok.
Syarat Pembayaran ini akan digunakan melengkapi syarat pembayaran bagi Pemasok dan Pelanggan.
Syarat Pembayaran ini akan digunakan melengkapi syarat pembayaran bagi Pemasok dan Pelanggan.
Mengurutkan Transaksi di Buku Bank
Untuk melihat Buku Kas/Bank, tinggal klik Kas Bank, Buku Bank, Pilih Nama Bank/Kas nya, isi periode dari tgl sd tgl. Untuk mengurutkan/Sort angka di Debet/Kredit tinggal klik judul kolomnya, maka akan mengurut secara otomatis dari Besar ke Kecil atau sebaliknya setelah di klik lagi.
Cara Sort ini dilakukan bila kita ingin melakukan rekonsiliasi dengan Rekening Koran dari Bank tersebut. Rekonsiliasi ini tanpa melalui modul rekonsiliasi yang tersedia di Accurate.
History Buku Besar
Setelah beberapa orang user meng-input data melalui berbagai modul maka perlu kita mengecek jurnal-jurnal otomatis yang dilakukan apakah sudah benar atau belum. Caranya dengan melihat di History Buku Besar dengan klik Daftar, Buku Besar, History Buku Besar. Untuk filternya bisa di pilih tanggalnya ataupun jenis jurnalnya di sebelah kiri.
Rabu, 16 Oktober 2013
52 Lembaga Pendidikan Tinggi yang menggunakan Accurate
Akademi Akuntansi YKPN
|
Bakrie School of Management
|
Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas
Indonesia
|
Fakultas Ekonomi & Bisnis - Universitas Mercu Buana
|
Fakultas Ekonomi - Universitas Islam Indonesia
|
Fakultas Ekonomi - Universitas Tarumanagara
|
Fakultas Ekonomi Universitas Advent Indonesia
|
Fakultas Teknologi Informasi - Universitas Merdeka
Malang
|
FE Universitas Airlangga
|
FE Universitas Pancasila
|
FE Universitas Surabaya
|
IKPIA (ABFII) Perbanas
|
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
|
IPMI Business School
|
Politeknik Aceh
|
Politeknik Negeri Padang
|
POLITEKNIK TELKOM
|
Program Vokasi Universitas Indonesia
|
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI)
|
Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta
|
Sekolah Tinggi Manajemen PPM
|
STEKPI School of Business & Management
|
STIE & AA YAI
|
STIE Tri Bhakti
|
STIE Widya Dharma Pontianak
|
STIEI Kayutangi Banjarmasin
|
STMIK LIKMI
|
STMIK Mikroskil
|
STMIK Multi Data Palembang
|
Trisakti School of Management (STIE Trisakti)
|
Universitas Brawijaya Malang
|
Universitas Bunda Mulia (UBM)
|
Universitas Ciputra
|
Universitas Internasional Batam
|
Universitas Jendral Achmad Yani (UNJANI)
|
Universitas Katolik Parahyangan
|
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
|
Universitas Khairun
|
Universitas Klabat
|
Universitas Komputer Indonesia
|
Universitas Kristen Indonesia
|
Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA)
|
Universitas Kristen Maranatha
|
Universitas Kristen Petra
|
Universitas Mpu Tantular
|
Universitas Multimedia Nusantara
|
Universitas Pelita Harapan - Surabaya
|
Universitas Persada Indonesia YAI (UPI YAI)
|
Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
|
Universitas Trisakti
|
Universitas Widyatama
|
Y.A.I TLC
Sumber : Accurate
|
Kamis, 01 Agustus 2013
Sistem Pencatatan Penjualan Terintegrasi
Dengan tujuan efisiensi, maka di Accurate sudah disetting transaksi penjualan secara terintegrasi mulai dari Penawaran Penjualan sampai dengan Penerimaan Penjualan.
Kunci dari pencatatan di Penjualan adalah Nama Customer.
Pada Pesanan Penjualan akan mengacu pada No Penawaran Penjualan.
Pada Pengiriman Pesanan akan mengacu pada No Pesanan Penjualan.
Pada Faktur Penjualan akan mengacu ke No Pengiriman Pesanan atau No Pesanan Penjualan.
Pada Retur Penjualan akan mengacu ke Faktur Penjualan atau Pengiriman Pesanan.
Pada Penerimaan Penjualan akan mengacu ke No Faktur Penjualan.
Kunci dari pencatatan di Penjualan adalah Nama Customer.
Pada Pesanan Penjualan akan mengacu pada No Penawaran Penjualan.
Pada Pengiriman Pesanan akan mengacu pada No Pesanan Penjualan.
Pada Faktur Penjualan akan mengacu ke No Pengiriman Pesanan atau No Pesanan Penjualan.
Pada Retur Penjualan akan mengacu ke Faktur Penjualan atau Pengiriman Pesanan.
Pada Penerimaan Penjualan akan mengacu ke No Faktur Penjualan.
Pembayaran Lain / Other Payment
Untuk pembayaran biaya-biaya rutin (seperti Listrik, Telpon dan Air), pencatatannya melalui Pembayaran Lain/Other Payment di modul Kas Bank.
Sedangkan untuk pembayaran Pemasok adalah melalui Modul Pembelian. Hal ini dimaksudkan agar data Utang Pemasok akan ter-update terus saat timbul Pembelian maupun saat Pembayarannya.
Sedangkan untuk pembayaran Pemasok adalah melalui Modul Pembelian. Hal ini dimaksudkan agar data Utang Pemasok akan ter-update terus saat timbul Pembelian maupun saat Pembayarannya.
Sistem Pencatatan Pembelian Terintegrasi
Dengan tujuan efisiensi, maka di Accurate sudah disetting transaksi pembelian secara terintegrasi mulai dari Permintaan Pembelian sampai dengan Pembayaran Pembelian.
Kunci dari pencatatan di Pembelian adalah Nama Pemasok.
Pada Pesanan Pembelian akan mengacu pada No Permintaan Pembelian.
Pada Penerimaan Barang akan mengacu pada No Pesanan Pembelian.
Pada Faktur Pembelian akan mengacu ke No Penerimaan Pembelian atau No Pesanan Pembelian.
Pada Pembayaran Pembelian akan mengacu ke No Faktur Pembelian.
Kunci dari pencatatan di Pembelian adalah Nama Pemasok.
Pada Pesanan Pembelian akan mengacu pada No Permintaan Pembelian.
Pada Penerimaan Barang akan mengacu pada No Pesanan Pembelian.
Pada Faktur Pembelian akan mengacu ke No Penerimaan Pembelian atau No Pesanan Pembelian.
Pada Pembayaran Pembelian akan mengacu ke No Faktur Pembelian.
Setting Tampilan Warna / Skin
Kadangkala dalam menggunakan meng-input ada kejenuhan karena tampilan warnanya hanya satu saja. Akan tetapi di Accurate tampilan warna layar bisa diganti-ganti, caranya dengan klik Persiapan, Preferensi, Pilihan Skin, pilih nama warnanya lalu Apply.
Contoh pada gambar sebelum dan setelah pilihan warna.
Contoh pada gambar sebelum dan setelah pilihan warna.
Jumat, 21 Juni 2013
Setting Fitur di Accurate
Dalam implementasi Accurate ada beberapa hal penting yang harus di atur/setting :
1. Bahasa Indonesia / bahasa Inggris,
2. Multi Gudang
3. Multi Unit
4. Departemen / Proyek
5. Salesman,
6. Mengubah nomor faktur,
7. Format tanggal dan angka,
8. Lain-lain
Untuk itu klik Persiapan, Preferensi, Fitur atau Lain-lain.
1. Bahasa Indonesia / bahasa Inggris,
2. Multi Gudang
3. Multi Unit
4. Departemen / Proyek
5. Salesman,
6. Mengubah nomor faktur,
7. Format tanggal dan angka,
8. Lain-lain
Untuk itu klik Persiapan, Preferensi, Fitur atau Lain-lain.
Rabu, 29 Mei 2013
Setting PPN di Barang dan Customer
Untuk transaksi penjualan saat ini bagi PKP (Pengusaha Kena Pajak) dalam setiap penjualannya akan memasukkan PPN 10%, dan untuk itu Penjual membuatkan Faktur Pajaknya. Kali ini kita membahas bagaimana men-Setting PPN pada penjualan kita baik pada Barang/Jasa kita dan juga pada Customer/Pelanggan kita. Untuk Faktur Pajak akan muncul otomatis di Print/Layar bila sudah dilakukan Setting PPN-nya.
Untuk Setting PPN, klik Daftar (menu di atas), Daftar Lain, Kode Pajak. Isi PPN, 10, kodenya, dan juga akun Pajak Keluaran(saat jual) dan Pajak Masukannya(saat beli).
Setelah di Setting PPN untuk kode pajaknya, maka selanjutnya bisa di Setting di Barang, Persediaan, Barang/Jasa, buka item barang terkait, isi seperti contoh pada gambar.
Begitupula halnya untuk Customer, pada Daftar (disamping), Customer/Pelanggan, buka nama pelanggan yang sudah PKP, selanjutnya isi seperti contoh pada gambar.
Untuk PPN pada Supplier bisa dilakukan seperti pada Customer.
Untuk Setting PPN, klik Daftar (menu di atas), Daftar Lain, Kode Pajak. Isi PPN, 10, kodenya, dan juga akun Pajak Keluaran(saat jual) dan Pajak Masukannya(saat beli).
Setelah di Setting PPN untuk kode pajaknya, maka selanjutnya bisa di Setting di Barang, Persediaan, Barang/Jasa, buka item barang terkait, isi seperti contoh pada gambar.
Begitupula halnya untuk Customer, pada Daftar (disamping), Customer/Pelanggan, buka nama pelanggan yang sudah PKP, selanjutnya isi seperti contoh pada gambar.
Untuk PPN pada Supplier bisa dilakukan seperti pada Customer.
Langganan:
Postingan (Atom)

















